Kipas adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menghasilkan aliran pada fluida gas seperti udara. Kipas memiliki fungsi yang berbeda dengan kompresor sekalipun media kerjanya sama, dimana kipas menghasilkan aliran fluida dengan debit aliran yang besar pada tekanan rendah, sedangkan kompresor menghasilkan debit aliran yang rendah namun tekanan kerja yang tinggi. Dengan fungsi yang berbeda dari kompresor tersebut, kipas banyak diaplikasikan seperti untuk kenyamanan ruangan (kipas meja/dinding), sistem pendingin pada kendaraan atau sistem permesinan, ventilasi, penyedot debu, sistem pengering (dikombinasikan dengan heater), membuang gas-gas berbahaya, dan juga supply udara untuk proses pembakaran (seperti pada boiler).

20121213-013005 PM.jpg

Kipas Pendingin Pada Radiator

Berdasarkan prinsip kerjanya, kipas dibagi menjadi dua macam yaitu:

  1. Kipas Sentrifugal
    Kipas sentrifugal ini menggunakan prinsip gaya sentrifugal untuk membangkitkan aliran fluida gas. Mirip dengan pompa sentrifugal, udara masuk melalui sisi inlet yang berada di pusat putaran kipas sentrifugal tersebut, lalu terdorong menjauhi poros kipas akibat gaya sentrifugal dari sudu-sudu kipas yang berputar. Pada debit aliran yang sama, kipas sentrifugal menghasilkan tekanan udara outlet yang lebih besar dibandingkan dengan kipas aksial. Pada dunia industri kipas ini sering diberi istilah blower.

    20121213-013443 PM.jpg

    Kipas Sentrifugal

    Sisi inlet kipas sentrifugal dapat didesain dengan dua inlet atau satu inlet saja. Hal ini tentu disesuaikan dengan kebutuhan debit aliran fluida yang ingin dihasilkan. Dengan menggunakan sistem double inlet akan didapatkan debit aliran yang lebih besar dibandingkan dengan yang single inlet.

    20121213-014757 PM.jpg

    Kipas Sentrifugal Dengan Double Inlet

    Karakteristik performansi dari kipas sentrifugal tergantung pada jenis dari bentuk sudu kipas yang digunakan. Secara umum bentuk sudu kipas sentrifugal ada tiga jenis yakni:

    1. Backward Curved Blades. Dengan bentuk sudu ini, kipas sentrifugal akan memiliki beberapa keuntungan sebagai berikut:
      • Efisiensi yang tinggi, di atas 90%.
      • Beroperasi dengan sangat stabil.
      • Tidak berisik.
      • Ideal untuk digunakan pada kecepatan tinggi.
      • Tidak memiliki karakter daya overload.

      20121213-021749 PM.jpg

      Tipe Sudu Backward Curve Beserta Kurva Karakteristiknya

    2. Sudu Lurus (Straight Blade). Tipe sudu ini memiliki kelebihan sebagai berikut:
      • Tahan terhadap abrasi.
      • Perawatan yang simpel.
      • Kapasitas yang luas.

      Namun di sisi lain kipas sentrifugal jenis ini memiliki kelemahan yakni nilai efisiensi yang rendah, serta karakternya yang tidak bebas overload power.

      20121213-022800 PM.jpg

      Tipe Sudu Lurus Beserta Kurva Karakteristiknya

    3. Radial Tip Blades. Tipe ini sangat dianjurkan digunakan pada fluida-fluida gas yang sifatnya abrasif. Selain itu kipas sentrifugal tipe ini memiliki keuntungan lain seperti berikut:
      • Tidak memiliki karakter daya overload.
      • Menghasilkan kapasitas besar.
      • Beroperasi dengan sangat stabil.
      • Kemampuan untuk dapat membersihkan permukaan sudu dengan sendirinya.

      20121213-023534 PM.jpg

      Tipe Sudu Radial Tip Beserta Kurva Karakteristiknya

    Salah satu aplikasi kipas sentrifugal pada dunia industri adalah Primary Air Fan (PA Fan) pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap. PA Fan berfungsi men-supply udara ke pulverizer dan digunakan untuk mendorong pulverizer fuel ke furnace boiler untuk proses pembakaran. PA Fan ini menggunakan sistem dua inlet dengan sudu tipe Backward Curve.

    20121213-025952 PM.jpg

    Primary Air Fan

  2. Kipas Aksial
    Sesuai dengan namanya, Axial Fan menghasilkan aliran fluida gas dengan arah yang searah dengan poros kerja kipas tersebut. Kipas tipe ini adalah yang paling banyak penggunaannya di kehidupan sekitar kita. Hal tersebut tidak terlepas dari kemudahan desain serta harga yang lebih ekonomis jika dibandingkan dengan kipas sentrifugal. Karena desainnya yang tidak terlalu rumit serta dapat menghasilkan flow yang besar, kipas ini banyak digunakan sebagai alat pendingin pada berbagai keperluan. Dari pendingin CPU hingga komponen pendingin mesin kendaraan bermotor menggunakan kipas tipe aksial.

    20121207-021924 PM.jpg

    Kipas Aksial Pada Sebuah PLTU

    Kipas tipe aksial sangat banyak digunakan di dunia industri. Salah satunya digunakan pada pembangkit listrik tenaga uap sebagai Secondary Air Fan. Kipas ini berfungsi untuk men-supply udara dalam jumlah banyak yang dibutuhkan untuk proses pembakaran pada furnace boiler. Kipas ini memiliki dua tingkat (stage) impeller, yang kedua-duanya dapat diatur besar bukaan pitch-nya. Hal tersebut berfungsi untuk mengatur jumlah (debit) udara yang akan dikirim untuk proses pembakaran.

Categories: Mechanical

5 Comments

Tan Mulyadi · March 15, 2019 at 12:32 pm

Saya lg cari kipas blower centrifugal khusus buat dyno mobil? boleh kasih info ke kita merk, type , harga dan stocknya?

Tateng · August 14, 2017 at 6:24 am

Mas mohon pencerahannya..saya mau bikin mesin butuh isapan yang kenceng tp udara yg keluar mau seminimal mungkin… saya harus pake impeller model apa?? Saya kemarin sudah coba pake pacumcleaner tp kurang optimal.. mohon pencerahannya.. trimakasih

    Jordi · January 3, 2019 at 10:11 am

    Kebutuhannya untuk apa mas? Kalau saya merekomendasikan dust collector aja pakainya..

    Faishal · January 9, 2020 at 2:00 pm

    Saran, modifikasi casing/duct. Outlet diameter harus lebih besar (sangat sangat besar) dibandingkan inletnya.
    Saran tambahan, pipa didesain berbelok belok, karena setiap flow ada loss nya, yang kepentok pentok dinding itu loss nya.
    Maaf kalau ada salahnya, saya masih belajar

disya · September 27, 2016 at 7:38 pm

sangat membantu mas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *