Sistem Seal Pada Pompa

Pompa, apapun jenisnya, pasti terdiri dari dua bagian utama yang menyusunnya yakni bagian yang stasioner (diam) dalam hal ini adalah casing pompa, serta bagian yang berputar yakni poros dan impeller. Di antara kedua bagian tersebut terdapat area yang mempertemukan secara langsung fluida kerja yang dipompa dengan atmosfer. Pada titik inilah keberadaan sistem seal pada pompa diperlukan. Sistem seal pada pompa berfungsi untuk mengurangi seminimal mungkin terjadinya kebocoran fluida kerja di area pertemuan antara sisi casing pompa dengan rotornya.

20130904-115012.jpg

Pompa Tanpa Sistem Seal

Ada dua tipe seal pompa yang lazim kita temui di dunia industri, tipe gland packing seal dan tipe mechanical seal. Untuk lebih memperjelas perbedaan antara keduanya, mari kita bahas satu-persatu.

Gland Packing Seal System
Sistem seal ini cukup sederhana dengan hanya melibatkan beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah sebuah packing/gland yang menjadi titik pertemuan antara sisi casing pompa dengan poros pompa. Packing ini ditahan oleh sebuah komponen bernama gland follower yang posisinya dapat diatur untuk memberikan tekanan tertentu terhadap packing. Besar tekanan gland follower diatur oleh beberapa buah sekrup (gland bolts). Semakin kuat tekanan yang diberikan oleh gland follower terhadap packing ini maka akan semakin sedikit fluida yang bocor melalui sela-sela antara poros dengan packing. Akan tetapi jika gesekan antara packing dengan poros terlalu besar, akan lebih cepat mengurangi umur packing karena temperatur kerja nya yang terlalu tinggi. Untuk mengatasinya maka dibutuhkan sistem pendinginan pada packing tersebut, hal ini umumnya didapatkan dengan sedikit membocorkan fluida kerja ke sela-sela poros dengan packing. Sehingga keketatan gland bolts harus tepat agar didapatkan pendinginan yang optimal pada packing.

20130905-100005 AM.jpg

Sistem Gland Packing Seal Pada Pompa

Penggunaan sistem gland packing ini membutuhkan perhatian khusus dalam hal perawatannya. Dalam interval tertentu, tekanan gland follower terhadap gland perlu diatur sedemikian rupa sehingga kebocoran fluida tidak terlalu besar ataupun tidak terlalu kecil. Dan dalam interval tertentu pula, komponen gland perlu diganti dengan yang baru.

20130905-101859 AM.jpg

Temperatur Kerja Berbagai Jenis Material Gland
(Sumber)

10 Replies to “Sistem Seal Pada Pompa”

  1. kami dari GTE, adalah manufacture Gland packing. lokasi kami di bekasi.
    kami memiliki banyak varian gland packing ( Asbestos, aramid, PTFE, fiberglass, ceramic, graphite, kynol, carbon fiber dll).
    hubungi kami 081351377427 ( Azhar)

  2. bagaimana klu kita hanya mengganti stationary seat ( rusak akibat pembongkaran) tanpa mengganti rotating seal ring. Apakah penggantian mechanical seal harus 1 set atau dapat di lakukan per komponen.

    1. mechanical seal berbeda dengan gland packing. jika mechanical seal haram bocor/ada tetsan. tetapi untuk gland packing, diharuskan bocor. tetapi kebocoran yang wajar. jika ada kerusakan pada area mechanical seal, masih bisa di reapir untuk mechanical seal, melihat tingkat kerusakan. tetapi jika gland packing, dapt dilakukan dengan penyetelan/adjustment pada gland plat adjuster/gland follower. jika sudah habis maka dilakukan penggantian.

    1. Banyak faktor: hindari vibrasi, cegah temperatur agar tidak terlalu tinggi, jika gland packing pengaturan kekencangan baut harus pas tidak kurang tidak lebih, fluida yang dipompa juga harus sesuai dengan spesifikasi pompa, dsb.

    2. sedikit menambahkan, untuk mengurangi agar tidak cepat rusak pada gland packing, bisa di tambahkan option GSW/Gland Seal water pada area stifing box. dimana sistemnya ialah dengan menginjeksi lubricant/water pada port GSW dengan harapan dapat melumasi gland packing. terutama untuk fluida abrasive.

  3. Gimana ya min cara ngatasi kebocoran Kalo packingnya udah habis/ aus biar tumpahanny gak terlalu banyak.. mohon bantuannya ya minn

Leave a Reply to TechnoArt Staff Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *