Sistem Seal Pada Pompa

Mechanical Seal System
Sistem gland packing sudah tidak banyak digunakan pada pompa-pompa modern. Penyebab utamanya adalah kebutuhan perawatan yang cukup tinggi. Mechanical seal menjadi tipe yang saat ini paling banyak digunakan pada pompa. Perawatannya yang sangat mudah bahkan hampir zero-maintenance menjadi alasan utamanya. Selain itu sistem ini juga benar-benar men-seal sistem pompa sehingga kebocoran fluida kerja menjadi sangat-sangat kecil dan dapat diabaikan jumlahnya.

20130905-104931 AM.jpg

Komponen-Komponen Mechanical Seal

Komponen-komponen mechanical seal dikelompokkan menjadi dua bagian yaitu bagian yang berputar dan bagian yang stasioner.

  1. Komponen Berputar
    Bagian dari mechanical seal yang berputar, terkoneksi secara langsung ke poros pompa dan ikut berputar pada saat pompa bekerja. Komponen yang terhubung langsung dengan shaft adalah rubber bellows (8). Tekanan dari pegas (6) yang diteruskan oleh torque transmission ring (7), menjaga agar rubber bellows selalu menempel ke sisi shaft dan ikut berputar.

    Pegas (6) berfungsi untuk mentransfer tekanan ke torque transmission ring sisi atas dan bawah (5 dan 7). Tekanan yang didistribusikan melalui torque transmission ring sisi atas (5) akan diteruskan ke rotating seal ring (4). Rotating seal ring adalah komponen mechanical seal yang terpasang dan ikut berputar bersama rubber bellows. Komponen ini bergesekan langsung dengan bagian yang stasioner.

    Sifat rubber bellows yang elastis dan fleksibel secara aksial, berfungsi untuk mencegah kebocoran fluida kerja di antara shaft (9) dengan rotating seal ring (4). Tekanan dari pegas serta sifat rubber bellows yang dapat berdeformasi secara aksial, akan menjaga semua komponen seal saling menekan sehingga tidak terjadi kebocoran pada saat pompa beroperasi maupun tidak.

  2. Komponen Stasioner
    Komponen-komponen mechanical seal yang diam terkoneksi dengan casing/housing pompa (1). Komponen tersebut terdiri atas sebuah dudukan/stationery seat (3) dan secondary rubber seal (2). Secondary rubber seal berfungsi untuk mencegah terjadinya kebocoran di antara dudukan dengan casing pompa. Sedangkan stationery seat menjadi komponen yang bergesekan langsung dengan rotating seal ring. Oleh karena itu, secondary rubber (karet) seal juga berfungsi untuk menjaga stationery seat agar tidak berputar mengikuti putaran rotating seal ring tersebut.

Pada saat pompa bekerja, di antara dua komponen mechanical seal yang saling bergesekan yakni stationery seat dan rotating seal didesain terbentuk sebuah lapisan film. Lapisan ini terbentuk dari fluida kerja yang sangat sedikit jumlahnya keluar melalui sela-sela komponen-komponen mechanical seal. Lapisan film tersebut berfungsi sebagai pelumas dan secara alami akan menguap akibat temperatur gesekan yang tinggi. Penguapan tersebut tidak kasat mata, dan karena jumlahnya yang sangat sedikit maka dapat diabaikan. Namun apabila komponen-komponen mechanical seal tidak bekerja dengan baik, maka dapat menimbulkan kebocoran yang lebih besar.

20130906-115632 AM.jpg

Kebocoran Pada Mechanical Seal

Berikut adalah beberapa faktor penyebab terjadinya kebocoran pada mechanical seal:

  • Kekasaran permukaan komponen seal
  • Vibrasi pompa
  • Kecepatan putaran
  • Diameter shaft
  • Temperatur, viskositas, dan jenis fluida kerja

E-book Sistem Seal Pada Pompa:

9 Replies to “Sistem Seal Pada Pompa”

  1. kami dari GTE, adalah manufacture Gland packing. lokasi kami di bekasi.
    kami memiliki banyak varian gland packing ( Asbestos, aramid, PTFE, fiberglass, ceramic, graphite, kynol, carbon fiber dll).
    hubungi kami 081351377427 ( Azhar)

  2. bagaimana klu kita hanya mengganti stationary seat ( rusak akibat pembongkaran) tanpa mengganti rotating seal ring. Apakah penggantian mechanical seal harus 1 set atau dapat di lakukan per komponen.

    1. mechanical seal berbeda dengan gland packing. jika mechanical seal haram bocor/ada tetsan. tetapi untuk gland packing, diharuskan bocor. tetapi kebocoran yang wajar. jika ada kerusakan pada area mechanical seal, masih bisa di reapir untuk mechanical seal, melihat tingkat kerusakan. tetapi jika gland packing, dapt dilakukan dengan penyetelan/adjustment pada gland plat adjuster/gland follower. jika sudah habis maka dilakukan penggantian.

    1. Banyak faktor: hindari vibrasi, cegah temperatur agar tidak terlalu tinggi, jika gland packing pengaturan kekencangan baut harus pas tidak kurang tidak lebih, fluida yang dipompa juga harus sesuai dengan spesifikasi pompa, dsb.

    2. sedikit menambahkan, untuk mengurangi agar tidak cepat rusak pada gland packing, bisa di tambahkan option GSW/Gland Seal water pada area stifing box. dimana sistemnya ialah dengan menginjeksi lubricant/water pada port GSW dengan harapan dapat melumasi gland packing. terutama untuk fluida abrasive.

  3. Gimana ya min cara ngatasi kebocoran Kalo packingnya udah habis/ aus biar tumpahanny gak terlalu banyak.. mohon bantuannya ya minn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *