Sistem Monitoring Kualitas Air Boiler

  • Konduktifitas Spesifik
    Parameter sifat air boiler selanjutnya yang perlu dimonitor adalah konduktifitas spesifik. Konduktifitas spesifik adalah sebuah satuan yang menunjukkan kemampuan cairan untuk menghantarkan listrik. Nilai satuan ini berbanding lurus dengan jumlah ion serta padatan terlarut total (Total Dissolved Solid/TDS) di dalam suatu cairan. Konduktifitas spesifik memiliki satuan SI siemens per meter (S/m), dimana semakin tinggi nilai nya maka kemampuan menghantarkan listrik semakin tinggi. Air deionisasi berkualitas baik biasanya memiliki nilai konduktifitas spesifik sebesar 5,5 μS/m, air minum 5-50 mS/m, sedangkan air laut sebesar 5 S/m yang kesemuanya diukur pada kondisi temperatur standard 25oC.

    20140109-034944 PM.jpg

    Conductivity Meter
    (Sumber)

    Sejumlah ion terlarut di dalam air boiler juga dapat menimbulkan korosi pada boiler, korosi ini biasa disebut galvanic corrosion (baca artikel berikut). Sehingga memonitor jumlah ion terlarut di dalam air boiler menjadi penting pula. Terutama bagi Anda pengguna boiler kecil yang menggunakan air tanpa pengolahan (non-demineralisasi). Resiko jumlah ion terlarut di dalam air semakin tinggi jika lokasi sumber air Anda dekat dengan laut.

    Pengukuran konduktifitas spesifik secara manual cukup mudah, hanya perlu menggunakan satu alat sensor portabel yang juga banyak dijual di pasaran. Sampel air boiler yang sudah kita ambil kita dinginkan terlebih dahulu hingga mencapai temperatur kamar 25oC. Selanjutnya kita ukur specific conductivity-nya. Metode manual ini sangat cocok digunakan bagi pemilik boiler kecil yang tidak menggunakan air demineralisasi.

    Lain halnya pengukuran konduktifitas spesifik pada boiler besar yang telah menggunakan air demineralisasi, pada kasus ini dibutuhkan sensor yang lebih sensitif karena mengukur nilai konduktifitas yang lebih kecil. Air demineralisasi pada boiler biasa dibatasi di angka 5,5 μS/m maksimum. Dan pada boiler berkapasitas besar, sistem monitoring konduktifitas ini sangat krusial karena tidak hanya untuk mengetahui jumlah ion terlarut di dalam air, akan tetapi juga untuk mengontrol jumlah zat padat terlarut di dalam air. Karena jika padatan terlarut terlalu tinggi dapat mengakibatkan fouling atau penyumbatan saluran pipa boiler.

  • Kekeruhan Air
    Turbidity atau kekeruhan air menjadi faktor selanjutnya yang tidak kalah penting untuk kita monitor dalam air boiler. Kekeruhan air pada air boiler dapat terjadi jika air boiler tercampur dengan produk korosi. Sehingga mengetahui hasil pengukuran tingkat kekeruhan air dapat digunakan sebagai deteksi awal adanya korosi pada boiler.


    Pengukuran Kekeruhan Air Menggunakan Portable Turbidity Meter
    (Sumber)

    Pengukuran kekeruhan air secara manual dapat dilakukan menggunakan turbidity meter yang sudah banyak tersedia di pasaran. Salah satu cara penggunaan turbidity meter dapat kita lihat pada video di atas. Sedangkan metode pengukuran yang lebih kompleks membutuhkan sensor yang lebih canggih dan sistem sampling panel yang modern.

    20140109-044823 PM.jpg

    Sistem Monitor Online Kekeruhan Air Boiler
    (Sumber)

  • Referensi:

    Ebook Gratis Sistem Monitoring Kualitas Air Boiler:

    One Reply to “Sistem Monitoring Kualitas Air Boiler”

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *