Perhitungan Berat Molekuler Udara

Berat molekuler (massa molar) suatu zat adalah massa satu mol zat tersebut, yang dapat dihitung berdasarkan massa molar atom-atom penyusun zat. Udara kering tersusun atas dua unsur kimia penting yakni 78% nitrogen dan 21% oksigen, serta sekitar 1% merupakan campuran dari karbon dioksida, neon, helium, methana, kripton, hidrogen, dan xenon.

Sebelum lebih lanjut menghitung massa molar udara kering, kita harus memahami pengertian dari mol. Mol adalah sebuah satuan pengukuran untuk jumlah zat, yang menyatakan jumlah partikel representatif yang setara dengan jumlah atom dalam 12 gram atom karbon-12 (12C). Jumlah partikel tersebut dinyatakan dalam Bilangan Avogadro yang setara dengan 6,022140857×1023 partikel/mol. Satu hal yang perlu dicatat adalah bahwa satu mol nitrogen, memiliki ukuran jumlah atom penyusun yang sama dengan satu mol oksigen, satu mol karbon dioksida, dan satu mol zat-zat lainnya yang ada di dunia.

Sekarang mari kita hitung berapa massa molar udara kering melalui tabel di bawah ini:

Massa molar masing-masing komponen penyusun udara di atas dihitung sesuai dengan data standard dari tabel periodik unsur kimia. Nitrogen misalnya, dengan rumus kimia N2, memiliki massa molar atom 14,007 g/mol. Maka massa molar 2 atom nitrogen (yang menyusun N2) adalah 28,014 g/mol. Perhitungan yang sama juga dilakukan untuk unsur-unsur penyusun udara kering yang lain.

Selanjutnya massa molar masing-masing unsur penyusun udara tersebut dikalikan dengan nilai persentase kandungan unsur tersebut di dalam udara kering. Dari sini didapatkan nilai massa molar unsur per bagian. Setelah massa molar unsur per bagian tersebut dijumlahkan, maka kita dapatkan massa molar untuk udara yang bernilai 28,9647 gram/mol.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *