Pengertian Vibrasi/Getaran

Pengertian Vibrasi - Vibrasi atau getaran adalah gerakan bolak-balik partikel atau benda dari posisi ekuilibriumnya. Gerakan bolak-balik tersebut bisa secara periodik, atau juga acak. Getaran periodik bisa kita temukan pada pendulum menggantung, yang sekalipun menurut Anda itu hanya goyangan perlahan, gerakan bolak-balik pendulum tersebut sudah masuk ke dalam kategori getaran. Sedangkan getaran acak dapat Anda temukan pada roda mobil yang sedang berjalan di jalanan rusak.

Dalam beberapa kasus, getaran dapat bersifat menguntungkan. Seperti dengan buluh dalam alat musik tiup kayu, atau getaran pegas mobil yang memang didesain untuk menyerap ketidakrataan jalanan, sehingga getaran yang diakibatkan tidak merambat ke komponen mobil yang lain. Namun dalam banyak kasus, getaran itu merusak. Getaran dapat membuang energi dan menciptakan ketidakseimbangan, gesekan, dan kegagalan dalam perangkat mekanik.

Studi mengenai getaran dan suara sangat erat kaitannya. Gelombang suara dihasilkan oleh struktur yang bergetar. Gelombang tekanan ini juga menginduksi getaran struktur atau sistem. Upaya untuk mengurangi kebisingan yang tidak diinginkan umumnya terkait dengan masalah getaran.

Getaran dapat diklasifikasikan menjadi tiga, yakni:

  1. Getaran Bebas
    Getaran bebas terjadi ketika sistem mekanis dibuat bergerak (bergetar) dengan hanya dikenai sebuah inputan awal dan dibiarkan bergetar dengan bebas. Contoh dari jenis getaran ini adalah menarik bandul pendulum ke salah satu sisi dan membiarkannya mengayun, atau memukul garpu tala dan membiarkannya berdering. Sistem mekanis bergetar pada satu atau lebih frekuensi alami dan diredam hingga berhenti bergerak.
  2. Getaran Paksa
    Getaran paksa adalah ketika gangguan yang berubah waktu (beban, perpindahan atau kecepatan) diterapkan pada sistem mekanis hingga bergetar. Gangguan dapat berupa input periodik dan steady-state, input transien, atau input acak. Input periodik dapat berupa gangguan harmonik atau non-harmonik. Contoh dari jenis getaran ini adalah mesin cuci yang gemetar karena ketidakseimbangan, getaran transportasi yang disebabkan oleh mesin atau jalan yang tidak rata, atau getaran bangunan selama gempa bumi.
    Untuk sistem linier, frekuensi respon getaran steady-state yang dihasilkan dari aplikasi periodik, masukan harmonik sama dengan frekuensi gaya atau gerakan yang diterapkan, dengan besaran respon bergantung pada sistem mekanis yang sebenarnya.
  3. Getaran Teredam
    Getaran teredam terjadi ketika energi sistem getar secara bertahap dihamburkan oleh gesekan atau resistensi lainnya. Getaran secara bertahap dikurangi atau diubah frekuensinya atau intensitasnya, hingga berhenti dan sistem berada pada posisi kesetimbangannya. Contoh dari jenis getaran ini adalah suspensi kendaraan yang dilengkapi dengan shock absorber.

Credit: Wikipedia: Vibration, The Basic of Vibration

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *