Electric Submersible Pump (ESP) adalah sejenis pompa sentrifugal berpenggerak motor listrik yang didesain untuk mampu ditenggelamkan di dalam sumber fluida kerja. Tujuannya adalah untuk dapat menghindari terjadinya kavitasi pada pompa. Pompa dengan desain khusus ini digunakan pada kondisi-kondisi yang khusus pula. Seperti untuk mengangkat air dari sumber / mata air yang berada di dalam tanah, mengangkat fluida berwujud sludge (lumpur), dan juga mengangkat minyak mentah pada proses pengeboran minyak bumi.

ESP yang digunakan pada proses pengangkatan minyak bumi dari perut bumi termasuk teknologi yang paling canggih dan efisien hingga saat ini. Namun disisi lain teknologi ini juga tidak murah. Karena selain desain konstruksi pompa dan motor listrik yang khusus, diperlukan juga teknologi kabel listrik yang harus tahan korosi, serta tahan terhadap tekanan dan temperatur tinggi.

20121005-083314 AM.jpg

Ilustrasi Electric Submersible Pump Pada Proses Pengeboran Minyak Bumi
(Sumber: Wikipedia.org)

Pompa ini berjenis sentrifugal multistage dengan jumlah stage yang disesuaikan dengan kondisi lapangan. Setiap stage terdiri atas impeller dan difuser yang berfungsi untuk meningkatkan tekanan fluida serta mengalirkannya langsung ke stage selanjutnya. Diameter pompa umumnya berukuran 90-254mm, dengan ukuran panjangnya yang bervariasi di 1m hingga 8,7m. Motor listrik yang digunakan adalah berfasa tiga dengan kebutuhan daya antara 7,5kW hingga 560kW pada frekuensi 60Hz.

20121005-085137 AM.jpg

Bentuk Electric Submersible Pump
(Sumber)

Electric Submersible Pump ini membutuhkan daya sebesar 3-5kV dari listrik AC untuk dapat mengoperasikan motor listrik yang khusus. Motor tersebut harus bertahan pada tekanan lingkungan kerja 34MPa serta suhu 149oC. Pompa ini memompa minyak bumi dari kedalaman 3,7km dengan kemampuan produksi hingga 2500m3 per hari. Energi yang dibutuhkan pompa ini adalah sebesar 1000 tenaga kuda atau sekitar 750kW. Efisiensi pompa ini akan turun drastis apabila fluida kerja yang dipompa (minyak bumi) bercampur dengan gas alam, karena akan menimbulkan kavitasi. Untuk mengatasi hal ini diperlukan instalasi separator gas pada sistem pompa.

20121005-090916 AM.jpg

Skema Sistem Electric Submersible Pump Pada Oil Well
(Sumber)


15 Comments

idiots · July 16, 2018 at 2:48 pm

manfaat sekali, untuk yang awam tentang pengeboran minyak dan gas bumi.
izin share, like and copy

Terima Kasih

rvaldo · December 2, 2016 at 6:41 pm

Pompa minyak sumur dalam sedang marak di cepu, jenis pompa yang cocok untuk kkedalaman kurang lebih 400meter dan harga pompa bila bapak bisa mejjelaskan terimakasi,

    Taufann nugraha · January 29, 2019 at 9:45 pm

    Klo sumur 400m cocoknya pakai pompa srp gan. Karna pompa esp cocoknya untuk sumur yg dikategorikan dalam. Seperti lapangan jatibarang fi indramayu kira" kedalaman sumur 8700ft. Dgn kedalaman segitu srp tidak cocok. Karna dalam pompa srp ada dua kejadian yaitu "Upstroke dan Downstroke" downstroke untuk plunger mengangkat minyak dan upstroke untuk mengalirkan ke flowline. Kalau esp pompa dgn cara kerja centrifugal. Atau memutar aliran fluida agar bisa naik keatas dgn tekanan reservoir yg sedikit.

Nurjannah Toha · September 18, 2016 at 12:05 am

Selamat malam, saya mohon bantuannya untuk menemukan jurnal, artikel, handbook, paper, atau segala sesuatu yang menjelaskan tentang ESP (Electric Submersible Pump) dimana ya? hehe mohon bantuannya ya.. saya benar-benar membutuhkannya untuk Tugas Akhir. Terimakasih banyak..

Vansan Indonesia · June 17, 2016 at 8:56 am

Mantap Artikelnya. Berguna sekali ini.

galuh · May 28, 2016 at 6:08 pm

Beli pompa submersible khusus minyak belinya dimana ya? Mohon infonya terimakasih

jari · April 28, 2016 at 8:06 am

Dimana beli pompa untuk minyak bumi kapasitas 2500 mt saya lagi ada kebutuhan klo ada yang produk eropa

Ika · January 2, 2016 at 7:10 pm

Pompa satelit sama dengan pompa sumersible ga sih? Kalo tetangga pasang pompa satelit sementara qt pakai jet pump biasa, apakah bisa membuat sumber air qt kosong? Mohon info y..tka

    Onny · January 4, 2016 at 7:54 am

    Pompa satelit memang termasuk satu contoh pompa submersible. Jadi ya memang sama. Tapi tidak semua pompa submersible itu pompa satelit. Pompa submersible banyak sekali aplikasinya.

    Kalau masalah ketersediaan air tanah memang ada batasnya. Jika terlalu ekstrim penggunaannya bisa saja cepat kering. Tergantung juga dengan masa recovery air tanah tersebut, musim hujan akan lebih cepat penuh daripada di musim kemarau.

mardan firjon · September 19, 2015 at 11:33 am

besar pompa yang akan dipasang disumur tergantung fluida ada pada sumur tsbt....

mardan firjon · September 19, 2015 at 11:29 am

agar stator tidak dimasukan cairan air dan lain nya itulah funsinya PROTECTOR,,yg akan melindungi motor

    Onny · September 19, 2015 at 1:51 pm

    Terimakasih tambahannya.. 🙂

ikhwan · August 31, 2015 at 9:19 pm

masih ga mngerti,,itu mud dan slurry melewati kumparan dan di stator dan rotor ya??

    TechnoArticles · August 31, 2015 at 9:39 pm

    Motor penggerak pompa memang ikut terendam, tetapi fluida tidak ikut masuk ke dalam stator motor. Ada sistem sealing yang sangat kompleks untuk menahan fluida agar tidak masuk ke dalam motor. Sistem sealing inilah salah satu faktor yang membuat harga pompa ini mahal.

donie · March 6, 2015 at 7:05 pm

Pompa minyak sumur dalam sedang marak di cepu, jenis pompa yang cocok untuk kkedalaman kurang lebih 400meter dan harga pompa bila bapak bisa mejjelaskan terimakasi,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Thank you for visiting!

Subscribe to our Youtube channel to serve you more information & experience