Macam-macam Kompresor Gas

Melalui artikel berikut kita akan membahas tipe-tipe dari kompresor gas. Untuk pengertian dan penggunaan dari kompresor secara umum silahkan Anda membuka artikel saya sebelumnya. Diagram di bawah ini menggambarkan jenis-jenis dari kompresor.


Sumber: wikipedia.org

20110626-113216.jpg
Mari kita bahas satu-persatu.

Kompresor dinamik adalah kompresor yang menggunakan impeler atau vane berputar untuk meningkatkan kecepatan dan pressure dari fluida (gas). Kompresor ini menghasilkan volume udara kompresi yang besar pada tekanan yang kecil. Kompresor sentrifugal dan aksial adalah 2 jenis kompresor dinamik. Kompresor sentrifugal menggunakan prinsip gaya sentrifugal, udara masuk melalui sisi inlet di tengah-tengah kompresor, lalu melewati impeler yang berputar, dan melewati volute cassing sebelum keluar menuju outlet kompresor. Sedangkan kompresor aksial terdiri atas blade yang berputar pada rotor, dan blade yang diam di sisi stator. Kompresor ini menggunakan prinsip gaya axial, dengan aliran udara yang searah dengan sumbu poros.


Kompresor sentrifugal

20110626-115417.jpg

Contoh penggunaan kompresor sentrifugal antara lain pada mesin jet, turbin gas, supercharger dan turbocharger pada mesin diesel, perusahaan kimia, air conditioning dan refrigerator, dan lain sebagainya.

Kompresor positive displacement adalah kompresor yang menghasilkan udara bertekanan tinggi dengan jalan menurunkan besar volume. Salah satu jenis kompresor positive displacement adalah kompresor reciprocating dengan piston yang penggunaannya sangat banyak Anda jumpai di pinggir-pinggir jalan raya, pada air conditioner besar, dan juga pada mesin otomotif.

Jenis lain dari kompresor positive displacement antara lain adalah rotary screw compressor, rotary vane compressor, dan scroll compressor. Rotary screw compressor menggunakan 2 helical screw yang berputar untuk menghasilkan udara terkompresi. Kompresor ini banyak digunakan di industri-industri besar yang membutuhkan compressed air dalam jumlah yang besar seperti di PLTU contohnya.


Rotary screw compressor

20110627-124058.jpg

Rotary vane compressor menggunakan vane atau blade pada sisi rotor. Udara yang masuk dari sisi inlet akan dikompresi oleh sudu-sudu yang berputar di dalam casing menuju sisi outlet. Untuk lebih jelasnya dapat Anda lihat gambar simplified-nya di bawah ini.


Rotary Vane Compressor

20110627-124811.jpg

Sedangkan untuk scroll compressor menggunakan 2 vane yang berbentuk spiral, yang posisi keduanya tidak sejajar. Prinsip kerja dari kompresor ini dapat lebih jelas kita amati pada gambar berikut.


Scroll Compressor

20110627-125403.jpg

Related books:
1. A Practical Guide to Compressor Technology
2. Compressor Handbook: Principles and Practice
3. Centrifugal and Axial Compressor Control
4. Reciprocating Compressors:: Operation and Maintenance
5. Centrifugal Compressors: A Basic Guide
6. Process Centrifugal Compressors: Basics, Function, Operation, Design, Application
7. Compressors and Modern Process Applications

Direct link e-book:
1. http://bit.ly/lbSJ58
2. http://1.usa.gov/mgZj72

Air Dryer - Pengering Udara

Air dryer adalah suatu alat yang berfungsi untuk menghilangkan kandungan air pada compressed air (udara terkompresi). Sistem ini biasanya menjadi satu kesatuan proses dengan kompresor. Udara terkompresi hasil dari kompresor sebagian akan masuk ke tangki penyimpan dan sebagian lagi dikeringkan menggunakan air dryer.

Penggunaan udara kering ini banyak diperlukan di industri-industri besar. Seperti yang sudah saya jelaskan pada artikel sebelumnya bahwa udara kering, atau biasa disebut dengan instrument air, digunakan sebagai sumber penggerak aktuator dari valve dan damper (aktuator pneumatic). Selain itu dalam dunia industri telekomunikasi, udara kering bertekanan digunakan untuk menyelimuti kabel-kabel bawah tanah untuk menghindari short circuit akibat terbentuknya embun.

Udara terkompresi yang dikeringkan, akan mengalami proses penurunan dew point. Dew point adalah nilai temperatur yang dibutuhkan untuk mendinginkan sejumlah udara, pada tekanan konstan, sehingga uap air yang terkandung mengembun. Nilai dari penurunan dew point tergantung dari spesifikasi air dryer yang dipergunakan dan kebutuhan dari konsumsinya.


Ilustrasi mengenai dew point

20110625-115014.jpg

Jenis-jenis dari air dryer adalah sebagai berikut:
1. Regenerative Desiccant Dryers
Desiccant Dryers berupa suatu tabung yang berisi zat penyerap uap air seperti silica gel, alumina aktif, molecular sieve, atau bahan penyerap uap lainnya. Bahan yang paling banyak digunakan adalah silica gel. Udara kompresi masuk ke dalam tabung melewati zat pengering dan mengalir keluar. Pada suatu interval waktu tertentu, zat desiccant akan mencapai titik jenuhnya sehingga memerlukan proses regenerasi. Sebagian udara kering dialirkan ke tabung sehingga kandungan air yang terkandung di dalam zat pengering dikeluarkan. Pada proses regenerasi ini, udara kompresi tidak boleh dialirkan ke dalam tabung, sehingga umumnya pada industri-industri besar yang mengkonsumsi banyak instrument air menggunakan desiccant air dryer twin tower, sehingga proses pengeringan udara dan regenerasi dari masing-masing tabung bisa bergantian.


desiccant air dryer twin tower

20110626-121734.jpg

Udara kering yang dihasilkan oleh desiccant air dryer umumnya memiliki nilai dew point sebesar -40 derajat Celcius.

2. Refrigeration Dryer
Pada refrigeration dryer, udara dikeringkan dengan cara mendinginkannya. Sistem ini umumnya menggunakan 2 buah heat exchanger, yang pertama adalah antara udara chiller dengan refrigerant, dan yang kedua adalah antara udara yang dikeringkan dengan udara chiller. Prinsip kerja ini sesuai dengan sifat uap air yang akan mengembun pada temperatur rendah. Udara kering yang dihasilkan umumnya memiliki dew point sebesar 2 derajat Celcius.


Skema Refrigeration Dryer

20110626-123210.jpg

3. Deliquescent Dryer
Sistem ini berupa sebuah tabung yang berisikan zat higroskopis (penyerap air). Udara yang dialirkan akan diserap kandungan airnya, sehingga pada dasar tabung akan terbentuk air kondensasi yang secara gradual perlu dibuang. Untuk itu di bagian bawah dari tabung deliquescent dryer ada pipa keluar untuk membuang air tersebut. Udara kering yang dihasilkan memiliki nilai dew point yang fluktuatif tergantung pada temperatur udara inlet.


Skema Deliquescent Dryer

20110626-124210.jpg

4. Membrane Dryer
Yang terakhir adalah suatu sistem pengering udara yang menggunakan membran dehumidication (penyerap kelembaban). Udara dialirkan ke tabung membran dan keluar menjadi udara kering, sebagian kecil dari udara kering dialirkan kembali ke dalam tabung untuk proses regenerasi. Sistem ini didesain untuk bekerja secara terus-menerus tanpa henti.


Skema sederhana Membrane Dryer

20110626-125814.jpg

Journal/e-book gratis Air Dryer:
1. http://bit.ly/l6PtpB
2. http://bit.ly/morL1A

Kompresor dan Penggunaan Udara Bertekanan

Kompresor adalah suatu alat mekanikal yang bertujuan untuk menaikkan tekanan suatu gas dengan cara menurunkan volumenya. Di sebuah industri besar yang menggunakan kompresor, ia berfungsi untuk men-supply kebutuhan compressed air (udara terkompresi) dengan jumlah dan tekanan tertentu.


Kompresor pada Industri

20110624-103525.jpg

Di sebuah industri besar seperti misalnya di pembangkit tenaga listrik, keberadaan compressed air ini sangat vital adanya. Seperti air motor atau juga disebut pneumatic motor, accoustic horn pada Gas Air Heater, atomizing air pada proses pembakaran furnace menggunakan solar, membutuhkan compressed air sebagai sumber energinya.


Air Motor atau Pneumatic Motor

20110624-103419.jpg

Udara terkompresi sebagian akan melewati suatu alat bernama air dryer untuk menyerap kandungan air pada compressed air. Udara kering ini disebut instrument air. Berbagai macam alat membutuhkan instrument air sebagai sumber penggerak atau aktuator nya.
Valve dan damper sebagian aktuatornya menggunakan instrument air sebagai sumber tenaga penggeraknya.


Diafragma aktuator pada valve

20110624-103740.jpg


Kompresor dan Desiccant Air Dryer berada pada satu kesatuan sistem di salah satu industri energi

20110627-052211.jpg

Related books:
1. Compressors and Modern Process Applications
2. A Practical Guide to Compressor Technology

E-book gratis:
1. http://bit.ly/iP6v7W
2. http://bit.ly/jgGK1J --> recomended